Hari sabtu bikin cream cheese homemade, kalau beli jadi kan mahal pastinya untuk menghemat kantong biar gak tipis jadi buat sendiri deh....maknyus lho creamnya
Kalau pemilik resep ini (mbak Rani Fadilla) menyebutnya CCG atau Cream Cheese Gadungan lucu ya namanya oke langsung ke resep ya ^^
Untuk membuat CCG ini, ada rumusnya lhooo..
Susu : Butter : Keju = 3 : 1 : 3.
Cara menghitung kebutuhan cream cheesenya adalah sebagai berikut:
1. Bagi jumlah cream cheese dalam resep dengan 7, lalu kalikan hasilnya dengan koefisien 3 : 1 : 3.
* Misalnya di resep minta 400 gr cream cheese, maka
-----> 400 : 7 = 57,1428571.
-----> Susu = 3 x 57,1428571
= 171,428571.
-----> Butter = 1 x 57,1428571= 57,1428571.
-----> Keju = 3 x 57,1428571
= 171,428571.
#Sumber: Ci' Shirley @Dapur Solia.
2. Untuk memudahkan penimbangan, hasil yang didapat boleh dibulatkan
ke atas atau kebawah.
* Dari hasil hitungan diatas, untuk cream cheese sebanyak 400 gr, dibutuhkan 175 ml susu cair + 50 gr butter + 175 gr keju parut.
3. Umumnya CCG dibuat menggunakan keju cheddar batangan yang dijual dalam kemasan. Biasanya per kemasan yang umum dijual
beratnya 180 gr, maka supaya penggunaan keju tidak bersisa, bisa menggunakan 1 pack utuh (180 gr) keju cheddar tersebut. Dan untuk menyeragamkan ukuran, maka susu yang dipakai 180 ml susu cair. Sedangkan untuk butter, sesuai resep adalah 1/3 bagian susu & keju, maka jumlahnya bisa menjadi 50 gr saja (pembulatan ke bawah dari 57 gr. Kenapa tidak 60 gr? Mengingat dalam resep sudah ada susu cair & supaya CCG memiliki kekentalan yang bagus, maka butter dibutuhkan sedikit saja karena nanti butter akan mencair saat dipanaskan). Jadi misal untuk 400 gr cream cheese di resep, kita bisa buat dari komposisi 180 gr keju parut + 50 gr butter + 180 ml susu cair.
4. Setelah memperoleh takaran bahan2, selanjutnya campur ke 3 bahan tersebut jadi satu dan masak diatas api kecil sampai mentega meleleh, tapi jangan sampai susu mendidih. Biarkan hangat.
5. Kadang keju cheddar parut belum meleleh sempurna, agar CCG menjadi smooth (halus teksturnya), maka haluskan adonan CCG dengan food processor (atau pakai blender) sampai mulus.
CCG siap digunakan sesuai kebutuhan resep atau bisa juga digunakan sebagai keju oles untuk roti, pizza, layer filling untuk cake, topping donat, dsb.
Kamis, 23 Oktober 2014
Rabu, 22 Oktober 2014
Bolu Cokelat
Bolu Cokelat
Meski kondisi kurang vit, lihat anak gak ada bekal untuk sekolah ya harus tetap berkarya hehehe karena si kecil tiap pagi sarapan nasi dan gak mungkin juga bawa bekal nasi
Kali ini mencoba bereksperimen dengan cara mixer terpisah antar putih dan kuning telornya Alhamdulillah berhasil dan lembut
Bahan:
Meski kondisi kurang vit, lihat anak gak ada bekal untuk sekolah ya harus tetap berkarya hehehe karena si kecil tiap pagi sarapan nasi dan gak mungkin juga bawa bekal nasi
Kali ini mencoba bereksperimen dengan cara mixer terpisah antar putih dan kuning telornya Alhamdulillah berhasil dan lembut
Bahan:
100 gram tepung terigu
50 gram coklat bubuk
200 ml susu kental manis
200 gram margarin + 50gr DCC, lelehkan
110 gr gula halus
5 butir telur
10 gr emulsifier
50 gram coklat bubuk
200 ml susu kental manis
200 gram margarin + 50gr DCC, lelehkan
110 gr gula halus
5 butir telur
10 gr emulsifier
Cara membuat:
-Kocok kuning telur, gula pasir dan emulsifier hingga mengembang. --Tambahkan tepung terigu, coklat bubuk dan diaduk rata.
-Masukkan skm, margarin dan DCCleleh sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.
-Mixer putih telor dengan kecepatan tinggi sampai kaku kira-kira 2menit campur ke adonan & aduk ratakan.
-Tuangkan dalam loyang yang telah dioles margarin dan dialasi dengan kertas roti. Kukus selama 40 menit atau sampai matang.
-Kocok kuning telur, gula pasir dan emulsifier hingga mengembang. --Tambahkan tepung terigu, coklat bubuk dan diaduk rata.
-Masukkan skm, margarin dan DCCleleh sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan.
-Mixer putih telor dengan kecepatan tinggi sampai kaku kira-kira 2menit campur ke adonan & aduk ratakan.
-Tuangkan dalam loyang yang telah dioles margarin dan dialasi dengan kertas roti. Kukus selama 40 menit atau sampai matang.
Senin, 20 Oktober 2014
Japanese Cheese Cake
Japanese Cheese Cake
Setelah tadi malam buat cream cheese homemade akhirnya tadi pagi ba'da shubuh buat juga Japanese Chesee Cake ini dengan resep bu Endang JTT. Setelah kemarin-kemarin berhemat ria kini saatnya pembalasan dengan proses bain marie hasilnya semakin membuat cake ini lembuut banget sebenarnya bisa di oven dengan biasa tanpa bain marie tapi hasilnya lebih moist pakai metode bain marie...nyum nyum nyummy
#monggo sarapan
Bahan:
- 160 gram cream cheese, bisa dibeli di supermarket besar (Carefour, Giant) di bagian dairy product.
- 25 gram mentega/margarine
- 120 gram susu cair (jika hanya memiliki susu bubuk maka larutkan 2 sendok makan susu bubuk dengan 120 ml air)
- 40 gram tepung terigu protein sedang atau rendah (Mis. Kunci Biru atau Segitiga Biru Bogasari)
- 30 gram tepung maizena
- 4 kuning telur
- 4 putih telur
- 1/4 sendok teh cream of tartar
- 100 gram gula pasir
- seujung kuku garam
Cara membuat:
Panaskan oven, set disuhu 160'C, letakkan rak pemanggang di tengah. Siapkan loyang bongkar pasang. Olesi dengan mentega dan taburkan tepung pada permukaannya. Bungkus rapat bagian luar loyang dengan menggunakan alumunium foil. Sisihkan.
Masukkan cream cheese, mentega dan susu cair.Letakkan mangkuk berisi cream cheese diatas panci berisi air ini, jangan sampai dasar mangkuk menyentuh air di panci. Panaskan di atas kompor sambil cream cheese diaduk-aduk menggunakan spatula balon hingga meleleh, tercampur rata dan kental. Jika telah tercampur baik, segera angkat dari kompor.
Masukkan tepung terigu dan tepung maizena ke dalam adonan cream cheese, aduk rata dengan cepat sehingga menjadi adonan yang smooth dan bebas gumpalan. Biarkan adonan hangat sebelum memasukkan kuning telur.
Jika adonan cream cheese telah tidak terlalu panas,
masukkan kuning telur, aduk rata. Sisihkan.
Siapkan mangkuk mikser, masukkan putih telur, kocok dengan speed tinggi hingga berbusa, kira-kira 2 menit. Tambahkan cream of tartar, kocok hingga mengembang, kemudian masukkan gula pasir secara bertahap. Bagi gula menjadi 3 tahapan dan pastikan gula tercampur baik sebelum menambahkan porsi gula berikutnya. Kocok hingga putih telur terlihat mengkilap dan kaku, ketika di sendok menggunakan spatula terbentuk puncak yang kaku dan bertahan. Matikan mikser.
Masukkan putih telur bertahap ke dalam adonan tepung, aduk dengan teknik aduk balik, jika telah tercampur baru tambahkan porsi kocokan putih telur berikutnya. Dengan menambahkan secara bertahap maka putih telur lebih mudah tercampur di adonan dan tidak bergumpal-gumpal. Jika telah tercampur rata, tuangkan ke dalam loyang yang telah disiapkan.
Masukkan loyang berisi adonan ke loyang lainnya yang berukuran lebih besar, tuangkan air panas dengan hati-hati di loyang bagian bawah kira-kira 1/4 tinggi loyang. Panggang cake selama 45- 50 menit atau hingga cake terlihat mengeras dan berwarna coklat keemasan. Keluarkan dari oven dan angkat loyang cake dari air.
Note: Jika permukaan cake terlihat kecoklatan sementara bagian dalam belum matang, tutup permukaan loyang dengan alumunium foil dan lanjutkan memaggang.
Biarkan sebentar agar cake agak mendingin kemudian sisiri tepi cake dengan pisau tajam agar cake benar-benar lepas dari loyang. Lepaskan loyang bongkar pasang.
Setelah tadi malam buat cream cheese homemade akhirnya tadi pagi ba'da shubuh buat juga Japanese Chesee Cake ini dengan resep bu Endang JTT. Setelah kemarin-kemarin berhemat ria kini saatnya pembalasan dengan proses bain marie hasilnya semakin membuat cake ini lembuut banget sebenarnya bisa di oven dengan biasa tanpa bain marie tapi hasilnya lebih moist pakai metode bain marie...nyum nyum nyummy
#monggo sarapan
Bahan:
- 160 gram cream cheese, bisa dibeli di supermarket besar (Carefour, Giant) di bagian dairy product.
- 25 gram mentega/margarine
- 120 gram susu cair (jika hanya memiliki susu bubuk maka larutkan 2 sendok makan susu bubuk dengan 120 ml air)
- 40 gram tepung terigu protein sedang atau rendah (Mis. Kunci Biru atau Segitiga Biru Bogasari)
- 30 gram tepung maizena
- 4 kuning telur
- 4 putih telur
- 1/4 sendok teh cream of tartar
- 100 gram gula pasir
- seujung kuku garam
Cara membuat:
Panaskan oven, set disuhu 160'C, letakkan rak pemanggang di tengah. Siapkan loyang bongkar pasang. Olesi dengan mentega dan taburkan tepung pada permukaannya. Bungkus rapat bagian luar loyang dengan menggunakan alumunium foil. Sisihkan.
Masukkan cream cheese, mentega dan susu cair.Letakkan mangkuk berisi cream cheese diatas panci berisi air ini, jangan sampai dasar mangkuk menyentuh air di panci. Panaskan di atas kompor sambil cream cheese diaduk-aduk menggunakan spatula balon hingga meleleh, tercampur rata dan kental. Jika telah tercampur baik, segera angkat dari kompor.
Masukkan tepung terigu dan tepung maizena ke dalam adonan cream cheese, aduk rata dengan cepat sehingga menjadi adonan yang smooth dan bebas gumpalan. Biarkan adonan hangat sebelum memasukkan kuning telur.
Jika adonan cream cheese telah tidak terlalu panas,
masukkan kuning telur, aduk rata. Sisihkan.
Siapkan mangkuk mikser, masukkan putih telur, kocok dengan speed tinggi hingga berbusa, kira-kira 2 menit. Tambahkan cream of tartar, kocok hingga mengembang, kemudian masukkan gula pasir secara bertahap. Bagi gula menjadi 3 tahapan dan pastikan gula tercampur baik sebelum menambahkan porsi gula berikutnya. Kocok hingga putih telur terlihat mengkilap dan kaku, ketika di sendok menggunakan spatula terbentuk puncak yang kaku dan bertahan. Matikan mikser.
Masukkan putih telur bertahap ke dalam adonan tepung, aduk dengan teknik aduk balik, jika telah tercampur baru tambahkan porsi kocokan putih telur berikutnya. Dengan menambahkan secara bertahap maka putih telur lebih mudah tercampur di adonan dan tidak bergumpal-gumpal. Jika telah tercampur rata, tuangkan ke dalam loyang yang telah disiapkan.
Masukkan loyang berisi adonan ke loyang lainnya yang berukuran lebih besar, tuangkan air panas dengan hati-hati di loyang bagian bawah kira-kira 1/4 tinggi loyang. Panggang cake selama 45- 50 menit atau hingga cake terlihat mengeras dan berwarna coklat keemasan. Keluarkan dari oven dan angkat loyang cake dari air.
Note: Jika permukaan cake terlihat kecoklatan sementara bagian dalam belum matang, tutup permukaan loyang dengan alumunium foil dan lanjutkan memaggang.
Biarkan sebentar agar cake agak mendingin kemudian sisiri tepi cake dengan pisau tajam agar cake benar-benar lepas dari loyang. Lepaskan loyang bongkar pasang.
Kamis, 16 Oktober 2014
Roti bakar
Kali ini bekal Ilma sekolah adalah roti bakar telor, meisis dan susu^^ tapi rotinya kali ini gak buat sendiri tapi pakai merk Indo**rt hahaha...3hari berturut-turut Ilma bawa bekal ini cuman isi dan topingnya aja yang beda hmmm so nyummy..
Ini bekal Ima beberapa hari minggu kemarin.
Brownies Kopi Tanpa Telor
kemarin bikin donat tanpa telor, sekarang bikin lagi yang hemat juga tapi tetap bisa buat bekal ilma sekolah Brownies tanpa telor, biasanya kalau brownies identik dengan telor banyak tapi karena edisi hemat ya coba buat lagi yang tanpa telor, monggo
Sudah 2x ini pakai resep mbak Rina Audie.
Brownies kopi tanpa telor
Bahan :
1/2 sdt kopi hitam
50 ml air mendidih
200 ml susu cair
50 gr dark cooking chocolate ( DCC )
150 gr gula pasir
1/4 sdt garam halus
50 ml minyak goreng
150 gr tepung terigu
25 gr coklat bubuk warna gelap
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt baking powder
1 sdt cuka/air jeruk nipis/lemon
50 gr almond/kenari panggang untuk taburan (saya lupa nggak pake)
Brownies kopi tanpa telor
Bahan :
1/2 sdt kopi hitam
50 ml air mendidih
200 ml susu cair
50 gr dark cooking chocolate ( DCC )
150 gr gula pasir
1/4 sdt garam halus
50 ml minyak goreng
150 gr tepung terigu
25 gr coklat bubuk warna gelap
1/2 sdt soda kue
1/2 sdt baking powder
1 sdt cuka/air jeruk nipis/lemon
50 gr almond/kenari panggang untuk taburan (saya lupa nggak pake)
Cara membuat :
1. Campur kopi hitam dan air mendidih. Biarkan sampai hangat/dingin supaya kopinya mengendap. Saring air kopinya dan ukur sebanyak 50 ml, sisihkan.
2. Panaskan susu cair, DCC, gula dan garam dengan api kecil sampai larut. Matikan apinya kemudian masukkan larutan kopi hitam dan minyak goreng. Biarkan hangat.
3. Panaskan oven dengan suhu 170°C. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18cm, alasi kertas roti dan olesi margarin, sisihkan.
4. Ayak jadi satu tepung terigu, coklat bubuk, soda kue dan baking powder. Tuangi larutan DCC dan kopi tadi sambil diaduk menggunakan whisker sampai rata.
5. Masukkan cuka. Aduk cepat supaya rata. Segera tuang ke dalam loyang, ratakan. Taburi almond/kenari.
6. Panggang dalam oven sampai matang ± 30 menit . Lakukan test tusuk.
1. Campur kopi hitam dan air mendidih. Biarkan sampai hangat/dingin supaya kopinya mengendap. Saring air kopinya dan ukur sebanyak 50 ml, sisihkan.
2. Panaskan susu cair, DCC, gula dan garam dengan api kecil sampai larut. Matikan apinya kemudian masukkan larutan kopi hitam dan minyak goreng. Biarkan hangat.
3. Panaskan oven dengan suhu 170°C. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18cm, alasi kertas roti dan olesi margarin, sisihkan.
4. Ayak jadi satu tepung terigu, coklat bubuk, soda kue dan baking powder. Tuangi larutan DCC dan kopi tadi sambil diaduk menggunakan whisker sampai rata.
5. Masukkan cuka. Aduk cepat supaya rata. Segera tuang ke dalam loyang, ratakan. Taburi almond/kenari.
6. Panggang dalam oven sampai matang ± 30 menit . Lakukan test tusuk.
Selasa, 14 Oktober 2014
Donat Meises
Tadi malam buat donat imut tanpa telor atau kentang, terinspirasi dari mbak Rani Fadilla yang sempat posting. Tetap lembut meski tanpa telor yang penting nguleninnya kalau ada yang mau nanti saya bantu share resep mbak Rani, kalau punyaku hanya berdasarkan kira2 saja. Ilma selalu saja senang kalau ibunya bikin sesuatu hehehe
Berikut resepnya:
EGGLESS FLUFFY DONUT
By: Rani Fadilla
#Bahan:
- 250 gr tepung protein sedang (segitiga biru).
- 180 ml susu cair hangat.*
- 25 gr gula pasir.*
- 1 sdt ragi instan.*
* Campur jadi satu, aduk rata. Diamkan sampai biang mengembang & berbusa.
- 1/2 sdt garam.
- 25 gr mentega/margarine.
#Cara_Membuat:
1. Campur tepung + larutan biang (*), aduk rata sampai setengah kalis. Tambahkan garam + mentega, aduk rata. Uleni sampai kalis elastis & mulus. Bulatkan.
2. Proofing adonan sambil ditutup selama 30-60 menit sampai mengembang 2x (saya hanya sampai 40 menit, adonan sudah naik)
3. Kempeskan adonan, uleni kira2 10-15 menit sampai lentur kembali. Cetak adonan. Diamkan kurang lebih 20 menit. Di 5 menit terakhir fermentasi kedua, panaskan minyak yang banyak dengan api kecil-sedang.
4. Goreng donat dengan hanya 1x balik setelah satu sisi berwarna keemasan. Angkat, tiriskan. Hias donat setelah sejuk.
By: Rani Fadilla
#Bahan:
- 250 gr tepung protein sedang (segitiga biru).
- 180 ml susu cair hangat.*
- 25 gr gula pasir.*
- 1 sdt ragi instan.*
* Campur jadi satu, aduk rata. Diamkan sampai biang mengembang & berbusa.
- 1/2 sdt garam.
- 25 gr mentega/margarine.
#Cara_Membuat:
1. Campur tepung + larutan biang (*), aduk rata sampai setengah kalis. Tambahkan garam + mentega, aduk rata. Uleni sampai kalis elastis & mulus. Bulatkan.
2. Proofing adonan sambil ditutup selama 30-60 menit sampai mengembang 2x (saya hanya sampai 40 menit, adonan sudah naik)
3. Kempeskan adonan, uleni kira2 10-15 menit sampai lentur kembali. Cetak adonan. Diamkan kurang lebih 20 menit. Di 5 menit terakhir fermentasi kedua, panaskan minyak yang banyak dengan api kecil-sedang.
4. Goreng donat dengan hanya 1x balik setelah satu sisi berwarna keemasan. Angkat, tiriskan. Hias donat setelah sejuk.
Langganan:
Postingan (Atom)






